PENGARUH PENAMBAHAN LARUTAN PENGEKSTRAK PADA TEMULAWAK (CURCUMA ZANTHORRHIZA L.) SEGAR DAN FILLER TERHADAP SIFAT ANTIOKSIDASI BUBUK TEMULAWAK

Kustanti, Murni Dwi (2021) PENGARUH PENAMBAHAN LARUTAN PENGEKSTRAK PADA TEMULAWAK (CURCUMA ZANTHORRHIZA L.) SEGAR DAN FILLER TERHADAP SIFAT ANTIOKSIDASI BUBUK TEMULAWAK. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (234kB)
[img] Text (BAB SATU)
BAB I.pdf

Download (193kB)
[img] Text (BAB DUA)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (340kB) | Request a copy
[img] Text (BAB TIGA)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (376kB) | Request a copy
[img] Text (BAB EMPAT)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (222kB) | Request a copy
[img] Text (BAB LIMA)
BAB V.pdf

Download (186kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (312kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI FULL TEKS)
SKRIPSI 2021 MURNI DWI KUSTANTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza L.) adalah salah satu obat herbal yang sering digunakan oleh masyarakat khususnya di Indonesia dan merupakan salah satu obat unggulan Indonesia yang telah diteliti sejak tahun 2003. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah penambahan filler yang menghasilkan bubuk ekstrak temulawak dengan aktivitas antioksidasi terbaik. Filler yang digunakan dalam penelitian ini adalah bubuk temulawak. Ekstrak temulawak dibuat dengan cara memarut rimpang temulawak yang telah dilakukan blanching kemudian dilakukan ekstraksi menggunakan air dan dilakukan pemanasan hingga diperoleh ekstrak kental untuk selanjutnya ditambahkan filler kemudian dianalisis sifat antioksidatif (aktivitas antioksidan dan fenol total), warna dan kadar air. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu jumlah penambahan filler (50 g dan 100 g). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa bubuk ekstrak temulawak dengan penambahan filler 100 g memiliki sifat antioksidan 65,19%, total fenol 2,64%, warna Lightneass 47,10 dan yellowness 18,71, kadar air 9,87%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Perpustakaan UMBY Kampus 1
Uncontrolled Keywords: Antioksidan, bubuk ekstrak temulawak, fenol, filler, temulawak
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: Peternakan UMBY
Date Deposited: 14 Jan 2022 01:53
Last Modified: 14 Jan 2022 01:53
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/14026

Actions (login required)

View Item View Item