ANALISIS PERBEDAAN TARIF RUMAH SAKIT DAN TARIF INA-CBG’s PELAYANAN RAWAT INAP DI RSUP DR. SARDJITO

Erawati, Th Haryani Eko (2019) ANALISIS PERBEDAAN TARIF RUMAH SAKIT DAN TARIF INA-CBG’s PELAYANAN RAWAT INAP DI RSUP DR. SARDJITO. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text (AsbtrakA)
ABSTRAK.pdf

Download (33kB)
[img] Text (BAB I)
Bab I.pdf

Download (65kB)
[img] Text (BAB II)
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (111kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (44kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
Bab V.pdf

Download (36kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf

Download (52kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17kB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pelaksanaan Jaminan Nasional (JKN) masih banyak mengalami permasalahan, salah satunya tarif Indonesian Case Based Groups (INA-CBG’s) yang menggunakan metode pembayaran prospektif yaitu pembayaran dengan paket berdasarkan pengelompokan penyakit dan diagnosis yang mengacu pada ciri klinis yang sama. Saat ini tarif rumah sakit masih menggunakan mekanisme pembayaran Fee for Service (FFS) dengan metode pembayaran retrospektif yaitu pembayaran berdasarkan pada aktifitas layanan yang diberikan. Perbedaan metode pembayaran tersebut membawa rumah sakit menghadapi kondisi risiko merugi bila selisih yang terjadi bernilai negatif dan peluang bila selisih yang terjadi bernilai positif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis perbedaan tarif rumah sakit dan tarif INA-CGB’s pada pelayanan rawat inap di RSUP Dr. Sardjito. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Sampel penelitian menggunakan biaya pasien anak yang dirawat inap dengan diagnosis Infeksi Cytomegalovirus (CMV) pada tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan 64 (96,97%) biaya pasien dari total 66 biaya pasien memiliki selisih negatif dan 2 (3,03%) memiliki selisih positif. Rerata tarif RS Rp17.477.869,00 dan rerata tarif INA-CBG’s Rp6.549.499,00 dengan rerata selisih tarif Rp -10.929.370,00. Total selisih tarif Rp -721.272.387,00 atau - 62,53% dari tarif RS. Kesimpulan penelitian ini menghasilkan selisih negatif dengan tarif INACBG’s lebih rendah dari tarif RS yang berlaku pada tahun 2018. Kata kunci: JKN, selisih, tarif RS, tarif INA-CBG’s

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: JKN, selisih, tarif RS, tarif INA-CBG’s
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Akuntansi UMBY
Date Deposited: 07 Jan 2020 02:58
Last Modified: 07 Jan 2020 02:58
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/6134

Actions (login required)

View Item View Item