KLASTERISASI GEMPA BUMI DI PESISIR SELATAN JAWA DAN LAMPUNG MENGGUNAKAN ALGORITMA SELF-ORGANIZING MAPS (SOM) KOHONEN

Ariawan, Toni (2019) KLASTERISASI GEMPA BUMI DI PESISIR SELATAN JAWA DAN LAMPUNG MENGGUNAKAN ALGORITMA SELF-ORGANIZING MAPS (SOM) KOHONEN. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (154kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (95kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (444kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (314kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (34kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (96kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (848kB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Archive (SOURCE CODE)
Source Code.zip
Restricted to Repository staff only

Download (21kB) | Request a copy
[img] Other (SOURCE CODE)
vigenere rc4.rar
Restricted to Repository staff only

Download (27kB) | Request a copy

Abstract

Indonesia merupakan Negara Kepulauan Terbesar di Dunia dengan jumlah pulau sebanyak 17.508 pulau, yang terletak diantara pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasifik dan juga berada di Ring of Fire (Cincin Api Pasifik) yang menyebabkan Indonesia menjadi rawan bencana terutama bencana gempa bumi. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwasannya di Indonesia setiap harinya sering terjadi gempa bumi dengan magnitude 1 Skala Richter sampai 3 Skala Richter dan sering dikatakan sebagai gempa mikro. Kejadian gempa bumi yang terjadi setiap hari di Indonesia perlu dianalisa kedalaman dan magnitude gempa yang terjadi, sehingga perlu dikelompokkan. Pada penelitian ini diambil data gempa bumi selama satu tahun (1 Januari 2018 – 31 Desember 2018) dan selama satu tahun frekuensi terjadinya gempa bumi sebanyak 1025 kejadian gempa bumi. Penelitian ini mengenai clustering gempa bumi menjadi 3 cluster dari data gempa bumi selama satu tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Self-Organizing Maps dengan algoritma Kohonen. Pada penelitian ini clustering kedalaman dan magnitude menghasilkan tiga cluster dimana cluster ke-2 yang paling dominan diantara cluster yang lain. Sehingga diantara 1025 kejadian gempa bumi tersebut diperoleh informasi bahwa lebih sering terjadi gempa bumi dengan kedalaman dangkal (shallow) dan dengan magnitude sebagai gempa bumi kecil. Kata kunci: cluster, gempa bumi, magnitude, Self-Organizing Maps (SOM).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Supatman, ST., MT
Uncontrolled Keywords: cluster, gempa bumi, magnitude, Self-Organizing Maps (SOM).
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Informasi > Program Studi Teknik Informatika
Depositing User: Teknik Informatika UMBY
Date Deposited: 18 Dec 2019 02:52
Last Modified: 18 Dec 2019 02:52
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/6639

Actions (login required)

View Item View Item