Laporan Akhir : Program Ipteks Bagi Masyarakat (IBM) Ibm Desa Wisata Pantai Goa Cemara Untuk Layanan Wisata Mancanegara

Hermayawati, Hermayawati and Arini, Restu (2014) Laporan Akhir : Program Ipteks Bagi Masyarakat (IBM) Ibm Desa Wisata Pantai Goa Cemara Untuk Layanan Wisata Mancanegara. Laporan Penelitian. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Yogyakarta.

[img] Text (LAPORAN PENELITIAN)
Hermayawati_LAP IbM GOA CEMARA 2015.pdf

Download (4MB)

Abstract

Pantai Goa Cemara (PGC) adalah salah satu kawasan wisata pantai yang sejak dua tahun lalu menjadi daerah tujuan wisata, baik wisatawan domestik (wisdom) maupun mancanegara (wisman). PGC termasuk wilayah Dusun Patihan, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Lokasinya sekitar 30 Km ke arah selatan Yogyakarta dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. PGC saat ini menjadi salah satu area wisata yang patut diperhitungkan eksistensinya, karena: (1) lokasinya dihubungkan dengan calon Bandara Internasional Kulon Progo; (2) letaknya di pinggir Pantai Selatan Laut Jawa yang berdaya tarik magis bagi pelancong; (3) memiliki berbagai fasilitas bermain, kuliner, tempat outbound yang nyaman dan jauh dari kebisingan Kota; (4) menjadi kawasan wisata terbaik se-DIY. Berdasarkan berbagai kelebihan tersebut, pengabdi tertarik memberikan pelatihan bahasa Inggris, terutama bagi para pengelolanya yang berjumlah 10 orang. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris level ambang (threshold level) yang sesuai dengan tugas atau pekerjaan masing-masing pengurus. Materinya berbasis analisis kebutuhan pembelajar maupun visi dan misi daerah dalam merealisasikan citacita Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan, Budaya dan Wisata terkemuka di Asia Tenggara Tahun 2025 mendatang. Hal ini tentunya dapat mempengaruhi kualitas layanan serta upaya peningkatan jumlah wisman. Berbasis permasalahan tersebut di atas, kegiatan IbM ini secara umum bertujuan meningkatkan kemampuan layanan komunikatif internasional bagi para penyedia layanan menggunakan pendekatan budaya (cultural language learning Approach/CLLA). Realisasi program IbM ini berupa pelatihan dengan menggunakan pendekatan CIPP (Context, Input, Process, and Product) dan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Time-bound). CIPP merupakan langkah-langkah pelaksanaan program yang dilakukan secara berurutan (taksonomik), yakni berbasis konteks atau permasalahan yang ada di lingkungan Mitra, yang kemudian menjadi input untuk melaksanakan proses berupa pelatihan bahasa Inggris Threshold Level dan hasilnya berupa ketrampilan berbahasa Mitra. Situasi dan kondisi riil (Context) di lingkungan Mitra akan menjadi starting points (input) realisasi program (process) dan diharapkan mampu menghasilkan sumber daya layanan yang relatif cakap berbahasa Inggris sesuai dengan tataran belajarnya (product). Produk Target tersebut dapat dicapai melalui realisasi pelaksanaan program IbM ini. Hasil pengabdian ini adalah sebagai berikut: (1) kemampuan berbahasa Inggris pada level ambang para penyedia layanan wisata; (2) terbentuknya kelompok layanan wisata Goa Cemara (Klasa Gora) sebagai SDM layanan wisdom dan wisman; (3) hasil kegiatan IbM ini telah berhasil didesiminasikan melalui seminar internasional dalam Forum “ICOC (Indonesia Open Conference)” yang diselenggarakan oleh Deakin University, Waterfront Campus, Geelong, Victoria Australia 2-3 Juli 2015; (4) Prosiding Oral Presentation pada Seminar Internasional TEFLIN ke-62 di Universitas Udayana Bali 14-16 september 2015”; (5) Seminar Internasional LLTC di Universitas sanata Dharma, 25-26 September 2015 dan (6) Laporan kegiatan IbM

Item Type: Monograph (Laporan Penelitian)
Uncontrolled Keywords: CIPP, SMART, wisman, CLLA, Threshold Level
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Depositing User: Pendidikan Bahasa Inggris UMBY
Date Deposited: 05 Aug 2020 05:08
Last Modified: 05 Aug 2020 05:08
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/8998

Actions (login required)

View Item View Item