Farrahani, Intania Ayumirza (2026) ANALISIS RESEPSI AUDIENS TERHADAP ISU POLITIK DALAM EPISODE “ALASAN PRABOWO MENCOPOT SEJUMLAH MENTERI DI KABINET MERAH PUTIH” PADA SINIAR BOCOR ALUS POLITIK TEMPO. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
230520157-ABSTRAK.pdf
File (150kB)
230720157-BAB I.pdf
File (437kB)
230720157-BAB V.pdf
File (136kB)
230720157-DAFTAR PUSTAKA.pdf
File (146kB)
230720157-FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only
File (3MB)
230720157-Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File (472kB)
Abstract
Penelitian ini menganalisis resepsi audiens terhadap pesan politik dalam siniar Bocor Alus
Politik sebagai bagian dari redaksi Tempo, dengan studi kasus episode “Alasan Prabowo
Mencopot Sejumlah Menteri di Kabinet Merah Putih”. Berangkat dari asumsi bahwa makna
pesan media tidak diterima secara seragam, penelitian menggunakan kerangka
encoding/decoding Stuart Hall untuk memetakan posisi pembacaan (dominant-hegemonic,
negotiated, oppositional), dan model resepsi audiens multidimensional Schrøder untuk
membaca motivasi, pemahaman, dan diskriminasi sebagai kondisi yang membentuk proses
pembongkaran makna. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis
resepsi, melalui wawancara mendalam terhadap empat narasumber mahasiswa dengan variasi
latar belakang akademik. Temuan menunjukkan bahwa motivasi audiens dipengaruhi oleh
minat politik serta kepercayaan pada reputasi Tempo; pemahaman cenderung kuat pada isu-isu
umum; sementara diskriminasi media berfungsi sebagai “filter” yang mendorong audiens
melakukan verifikasi silang dan menegosiasikan klaim host. Pemetaan terhadap sembilan isu
politik memperlihatkan variasi posisi pembacaan antarisu: terdapat isu yang cenderung
diterima dominan oleh semua narasumber seperti sikap redaksi Tempo, tetapi pada isu lain
muncul negosiasi bahkan oposisi. Kontras yang paling menonjol tampak pada dua narasumber
yang sama-sama berasal dari Ilmu Politik: mahasiswa semester tengah lebih banyak
menegosiasikan narasi host melalui kacamata analisis kekuasaan yang lebih teknis, sedangkan
mahasiswa semester awal lebih sering menerima kode pesan dari host karena BAP dijadikan
sebagai referensi dominan. Sementara itu, narasumber dari bidang studi di luar ilmu sosial
ilmu poliitk cenderung memiliki pola resepsi yang sama: didominasi oleh dominant reading
tetapi tetap imbang dalam menegosiasi dan menolak kode pesan. Kesimpulannya, siniar politik
dapat berperan sebagai arena diskursif yang mempertemukan wacana media, preferensi politik,
dan kerangka pengetahuan audiens, sekaligus menegaskan batas pengaruh media dalam
membentuk opini publik karena audiens aktif menilai, menguji, dan merundingkan makna
berdasarkan pengalaman dan rujukan yang mereka miliki.
| Dosen Pembimbing: | Nurdiarti, Rosalia Prismarini | [error in script] |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Resepsi Audiens, Siniar Politik, Bocor Alus Politik |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Ilmu Komunikasi UMBY |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 07:06 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 07:06 |
| URI: | https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/26006 |
