ANALISIS PENETAPAN UANG PANAI PADA MASYARAKAT BUGIS MELALUI PENDEKATAN FACE-NEGOTIATION STELLA TING-TOOMEY Amala, Syaridah Aufani S 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Amala, Syaridah Aufani S (2026) ANALISIS PENETAPAN UANG PANAI PADA MASYARAKAT BUGIS MELALUI PENDEKATAN FACE-NEGOTIATION STELLA TING-TOOMEY. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
190710287-ABSTRAK.pdf

File (38kB)
Text (BAB SATU)
190710287-BAB I.pdf

File (107kB)
Text (BAB LIMA)
190710287-BAB V.pdf

File (33kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
190710287-DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (33kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
190710287-FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (10MB) Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
190710287-NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (302kB) Request a copy

Abstract

Penetapan uang panai dalam perkawinan adat Bugis merupakan praktik sosial-budaya
yang berlandaskan nilai kehormatan (siri’), tidak hanya menyangkut besaran materi, tetapi juga
mencerminkan komunikasi adat yang etis untuk menjaga martabat dan relasi antarkeluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penetapan uang panai pada masyarakat
Bugis di Kota Makassar melalui pendekatan Face-Negotiation Theory dari Stella Ting
Toomey. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menempatkan penetapan
uang panai sebagai proses komunikasi budaya yang mengandung potensi konflik dan negosiasi
simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan uang panai dibentuk oleh keterkaitan
erat antara face concern, conflict style, dan facework strategies. Kepedulian terhadap muka diri
sendiri, muka pihak lain, dan muka bersama mendorong keluarga untuk menerapkan gaya
komunikasi tidak langsung, bertahap, serta melibatkan perantara adat sebagai pihak yang
dianggap mampu menjaga keseimbangan hubungan. Gaya pengelolaan konflik yang dominan
adalah menghindari konfrontasi terbuka, karena penyampaian konflik secara frontal dipandang
berpotensi merusak siri’ dan dapat berujung pada renggangnya hubungan, bahkan gagalnya
rencana perkawinan. Dengan demikian, uang panai dapat dipahami sebagai mekanisme sosial
budaya untuk membangun kesepahaman dan menjaga keharmonisan antarkeluarga melalui
komunikasi adat yang bersifat simbolik dan berlandaskan kehormatan.

Dosen Pembimbing: Nurdiarti, Rosalia Prismarini | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Uang Panai, Masyarakat Bugis, Komunikasi Budaya, Face-Negotiation Theory, Siri’
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Ilmu Komunikasi UMBY
Date Deposited: 31 Aug 2026 03:02
Last Modified: 31 Aug 2026 03:02
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/26177

Actions (login required)

View Item
View Item