PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN RANSUM TERHADAP PERFORMA AYAM PETELUR UMUR 21 - 27 MINGGU

Suryadi, Suryadi (2021) PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN RANSUM TERHADAP PERFORMA AYAM PETELUR UMUR 21 - 27 MINGGU. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK-dikonversi.pdf

Download (94kB)
[img] Text (BAB SATU)
BAB I-dikonversi.pdf

Download (92kB)
[img] Text (BAB DUA)
BAB II-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (152kB) | Request a copy
[img] Text (BAB TIGA)
BAB III-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (411kB) | Request a copy
[img] Text (BAB EMPAT)
BAB IV-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (91kB) | Request a copy
[img] Text (BAB LIMA)
BAB V-dikonversi.pdf

Download (28kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (101kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI FULL TEKS)
SKRIPSI TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian ransum terhadap performan ayam petelur (konsumsi pakan, produksi telur, berat telur, FCR (feed conversion ration), dan IOF (Income Over Feed)). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 November 2020 – 03 Januari 2021 di Peternakan ayam petelur Bapak Suryadi, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian menggunakan ayam ras petelur ras ISA Brown umur 21 minggu berjumlah 120 ekor. Penelitian dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap pola searah dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut adalah frekuensi ransum P1: 1 kali, P2: 2 kali, P3: 3 kali, dan P4: 4 kali. Data dianalisis dengan analisa varian dan dilanjutkan dengan uji Duncan’t. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh perlakuan terhadap konsumsi pakan berbeda nyata (P>0,05). Konsumsi pakan pada P1 112,17 g/hari/ekor; P2 111,01 g/hari/ekor; P3 111,01 g/hari/ekor; dan P4 111,01 g/hari/ekor. HDA diantara kelompok perlakuan berbeda tidak nyata P1 94,83%: P2 91,82 %, P3 93,97 %; P4 92,86 %. Berat telur berbeda tidak nyata P1 52,94 gram/butir; P2 50,58 gram/butir; P3 51,38 gram/butir; P4 51,22 gram/butir. FCR diantara kelompok perlakuan berbeda tidak nyata P 1 2,23; P2 2,36; P3 2,30; P4 2.32. IOF yang dihasilkan dari tertinggi P1: Rp.224.052, P3: Rp.213.531, P4: Rp.212.336, dan terendah P2: Rp.207.657. Frekuensi pemberian ransum satu kali/hari paling efisien karena menghasilkan FCR dan keuntungan diatas biaya pakan yang terbaik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Perpustakaan UMBY Kampus 1
Uncontrolled Keywords: frekuensi, ransum, performa, Ayam Petelur
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Peternakan
Depositing User: Agroteknologi UMBY
Date Deposited: 13 Apr 2021 03:06
Last Modified: 13 Apr 2021 03:06
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/11093

Actions (login required)

View Item View Item