PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG JAHE MERAH DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMAN PUYUH JANTAN

Budiarto, Ridwan Banu (2021) PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG JAHE MERAH DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMAN PUYUH JANTAN. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (96kB)
[img] Text (BAB SATU)
BAB 1.pdf

Download (37kB)
[img] Text (BAB DUA)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (193kB) | Request a copy
[img] Text (BAB TIGA)
BAB 3-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB) | Request a copy
[img] Text (BAB EMPAT)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (143kB) | Request a copy
[img] Text (BAB LIMA)
BAB 5.pdf

Download (27kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (184kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (168kB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI FULL TEKS)
SKRIPSI FIX.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (685kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung jahe dalam ransum terhadap performan puyuh jantan. Ternak uji berupa 120 ekor DOQ jantan kemudian dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan (P) yaitu P1: ransum basal (P2) ransum + 0,015% jahe (P3) ransum + 0,030% jahe dan (P4) ransum + 0,045% jahe/kg ransum. Setiap kelompok dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Komposisi ransum yang diberikan pada setiap kelompok sama yang berasal dari jagung 40%, prima feed 500 (sumber protein) 38%, bekatul 21% dan tepung kapur 1%. Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan berat badan, konversi ransum, dan Income Over Feed Cost ternak dipelihara selama 6 minggu setelah pemeliharaan selesai dilakukan pengolahan data dengan analisis variansi dengan metode rancangan acak lengkap menggunakan SPSS 2020. konsumsi pakan P1 (78,51 gram) berbeda tidak nyata dengan P2 (78,68 gram) dan P3 (78,84 gram), P3 (78,84 gram) berbeda tidak nyata dengan P4 (79,89 gram). Namun P1 (78,51 gram) dan P2 (78,68 gram) berbeda secara nyata dengan p4 (79,89 gram). Hasil analisis menunjukkan bobot badan P1 (19,11 gram) berbeda tidak nyata dengan P2 (19,13 gram) dan P3 (19,82 gram), P3 (19,82 gram) berbeda tidak nyata dengan P4 (20,53 gram). Namun P1 (19,11 gram) dan P2 (19,13 gram) berbeda secara nyata dengan p4 (20,53) gram, Uji lanjut Duncan’s menunjukkan Uji lanjut dengan Duncan’s menunjukkan bahwa konversi ransum perlakuan P1 (4,11) berbeda tidak nyata dengan P2 (4,12),dan P3 (3,98) , P3 (3,98) berbeda tidak nyata dengan P4 (3,89) tetapi P1 (4,11) dan P2 (4,12) berbeda nyata dengan P4 (3,89). IOFQC yang tertinggi hingga terendah berturut-turut adalah P4 (782,42), P3 (712,07), P1 (627,05) Kemudian P2 (588,50). Disimpulkan penambahan jahe dengan dosis 0,45 gram/kilogram pakan dapat meningkatkan performan puyuh jantan paling tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Perpustakaan UMBY Kampus 1
Uncontrolled Keywords: Jahe merah, Puyuh jantan, Performan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Peternakan
Depositing User: Peternakan UMBY
Date Deposited: 25 Jan 2022 04:18
Last Modified: 25 Jan 2022 04:18
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/13185

Actions (login required)

View Item View Item