UPAYA MEMPERCEPAT PENUNASAN BIBIT KENTANG DENGAN GIBERELIN PADA BERBAGAI KONSENTRASI

Purwanto, Edi (2017) UPAYA MEMPERCEPAT PENUNASAN BIBIT KENTANG DENGAN GIBERELIN PADA BERBAGAI KONSENTRASI. Skripsi thesis, Universitas Mecu Buana Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (80kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (124kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (80kB) | Preview
[img] Text
COVER DAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
TESIS FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

UPAYA MEMPERCEPAT PENUNASAN BIBIT KENTANG DENGAN GIBERELIN PADA BERBAGAI KONSENTRASI Edi Purwanto 12011036 INTISARI Dormansi adalah suatu keadaan berhenti tumbuh yang dialami organisme hidup atau bagiannya sebagai tanggapan atau suatu keadaan yang tidak mendukung pertumbuhan normal sehingga perlu dipercepat menggunakan zat pengatur tumbuh. Dormansi pada umbi kentang adalah umbi tidak akan bertunas sampai waktu tertentu walaupun telah diberikan kondisi pertumbuhan tunas yang paling optimum. Masa dormansi umbi kentang dapat dipercepat dengan pemberian giberelin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh beberapa macam konsentrasi pemberian giberelin terhadap pematahan dormansi bibit kentang dan mengetahui konsentrasi pemberian giberelin yang memberikan hasil terbaik mempercepat pematahan dormansi. Penelitian ini telah dilaksanakan di daerah Pakem, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta yang terletak pada ketinggian 600 mdpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2016 sampai bulan Januari 2017. Penelitian ini merupakan percobaan faktor tunggal dengan 6 perlakuan yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 18 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 bibit kentang sehingga jumlah keseluruhan bibit kentang adalah 90. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh giberelin pada berbagai konsentrasi tidak berpengaruh nyata pada variabel waktu pemecahan dormansi, panjang tunas, jumlah umbi bertunas yang layak sebagai bibit, panjang tunas kentang yang layak sebagai bibit, susut bobot umbi kentang, tinggi tanaman pada uji vigor dan daya tumbuh pada uji vigor akan tetapi berpengaruh nyata pada variabel jumlah umbi yang bertunas dan jumlah tunas setiap umbi yang menunjukan bahwa ada pengaruh yang baik yaitu pada konsentrasi 100 ppm. Waktu pemecahan dormansi paling cepat yaitu 5.55 minggu pada konsentrasi 100 ppm dan waktu pemecahan dormansi paling lambat yaitu 11.05 minggu pada kontrol. Hal ini menunjukan ada kecenderungan konsentrasi 100 ppm mampu mengurangi masa dormansi. Kata kunci: bibit kentang, pematahan dormansi, giberelin EFFORT TO ACCELERATE SPROUTING OF POTATO SEEDLING WITH GIBBERELLIN IN VARIOUS CONCENTRATION Edi Purwanto 12011036 ABSTRACT Dormancy was condition of stop growing in living organism or it’s parts as response or condition that does not support the normal growth, so it needs to be accelerated using growth regulator. Dormancy on potato tuber was tuber will not sprout until certain time although had given the most optimum condition to sprout. Dormancy period of potato tuber can be accelerated by gibberellins. The purpose of this study was to determine the effect of some concentrations of gibberellin on dormancy break of potato tuber and to know the gibberellin concentration would give the best results in accelerating the dormancy break. This research has been conducted in Pakem, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta which was located at altitude of 600 m above the sea level. The study had been conducted from September 2016 until January 2017. The research was used a single factor experiment that was consisted 6 treatments and was arranged in Completely Randomized Design (CRD). All of the treatments were repeated 3 times, so there were 18 experimental units and each experimental unit was consisted of 5 potato tubers, and the total number of potato tubers were 90. The results showed that the effect of gibberellin in various concentrations did not significantly affected the dormancy breaking time, sprout length, total sprouted tuber and potato sprout length as seedlings, decreased of potato tuber weight, plant height and growth potential in vigor test but it has significantly influenced in total number of tuber sprouts and buds per tuber that showed good influence at the concentration of 100 ppm. The fastest dormancy break time is 5.55 weeks at 100 ppm concentration and the slowest dormancy break time is 11.05 weeks on the control. It showed there is a tendency concentration 100 ppm can reduce the dormancy period. Keywords: potato seedlings, dormancy break, gibberellin

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Drs. Riyanto, M.Si
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Agroteknologi UMBY
Date Deposited: 24 Jan 2018 08:14
Last Modified: 18 Aug 2022 07:04
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/1406

Actions (login required)

View Item View Item