LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DANA UMBY PKM PASAR LEMPUYANGAN DI KOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Swasono, Didiet Heru and Sambodo, Reo (2021) LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DANA UMBY PKM PASAR LEMPUYANGAN DI KOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Project Report. Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Yogyakarta.

[img] Text (Laporan Pengabdian Masyarakat)
Didiet_LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT_Sm GASAL 2021-2022.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pengertian tentang pasar menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melaksanakan transaksi, saranainteraksi sosial budaya masyarakat, dan pengembangan ekonomi masyarakat (Permendagri, 2007). Realitas di wilayah perkotaan, pasar modern maupun pasar tradisional memiliki peran yang sama dalam kaitannya dengan aspek ekonomi, sebagai tempat transaksi jual-beli. Namun demikian ada beberapa hal yang berbeda terkait dengan pengelolaan dan kepemilikan investasi. Untuk pasar tradisional, pengelolaan melibatkan berbagai pihak satuan kerja di pemerintah daerah dengan status kepemilikan sewa kios atau los. Sementara untuk pasar modern sebaliknya, pengelolaan dikuasai oleh investor, dan kepemilikan ada beberapa ragam mulai dari milik privat maupun kerjasama dengan pemerintah (Malano, 2011). Pasar Lempuyangan cukup penting dalam menunjang perkembangan perkembangan perekonomian kota Yogyakarta pada saat ini. Hal ini sangat beralasan mengingat hari pasaran dalam Pasar Lempuyangan berlangsung setiap hari, dengan arti kata lain setiap harinya terjadi transaksi jual-beli. Pasaran Pasar Lempuyangan hanya berlangsung dari pagi hingga siang hari berbeda dengan pasar-pasar tradisional lainnya, pasaran berlangsung dari pagi hingga sore hari. Pasar Lempuyangan melibatkan banyak pihak dalam aktivitasnya diantaranya adalah pedagang, konsumen atau pembeli, pemasok barang hingga penyedia jasa angkutan. Pasar Lempuyangan berfungsi untuk memudahkan para konsumen dalam berbelanja dan menjadi tempat gantungan hidup bagi pedagang dan para pemasok barang. Hal ini menjadikan Pasar Lempuyangan mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Memperhatikan berbagai soal yang dihadapi Pasar Lempuyangan tampaknya diperlukan pembenahan dalam berbagai prespektif, yakni: manajemen operasional dan layanan publik, serta penataan lingkungan. Implementasi program “Revitalisasi Pasar Lempuyangan Melalui Manajemen Pasar di Era Baru” dapat menjadi salah satu pendorong geliat Pasar Lempuyangan, Melalui pembenahan pengelolaan pasar, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Pasar Lempuyangan sebagai pasar wisata berbasis kearifan lokal, berdaya saing dan siap naik kelas, serta mampu beradaptasi di era baru. Kegiatan PkM berwujud pendampingan dan penguatan kapasitas parapihak dalam pengelolaan pasar utamanya berfokus pada: (a) Peningkatan pemahaman tentang pemasaran, media, dan informasi (mendorong pasar lempuyangan mampu beradaptasi di era media baru); (b) Pendampingan terhadap pedagang dan pengurus Pasar Lempuyangan dalam menjalankan first aid dan mengelola stres; (c) Peningkatan kesehatan lingkungan pasar; (d) Peningkatan kapasitas manajemen keuangan usaha bagi pedagang pasar dan (e) Penataan lapak pedagang.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Agroteknologi UMBY
Date Deposited: 24 Jan 2022 03:27
Last Modified: 24 Jan 2022 04:24
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/14279

Actions (login required)

View Item View Item