EFEKTIFITAS PENGGUNAAN DOPER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH

Mayola, Mochamad Septa (2021) EFEKTIFITAS PENGGUNAAN DOPER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (388kB)
[img] Text (BAB SATU)
BAB I.pdf

Download (189kB)
[img] Text (BAB DUA)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (314kB) | Request a copy
[img] Text (BAB TIGA)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (304kB) | Request a copy
[img] Text (BAB EMPAT)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (304kB) | Request a copy
[img] Text (BAB LIMA)
BAB V.pdf

Download (181kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (186kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (410kB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI FULL TEKS)
SKRIPSI FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat sebagai campuran bumbu masak setelah cabai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan Doper terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah dan mengetahui intensitas penyiraman yang baik bagi pertumbuhan dan hasil bawang merah setelah penggunaan Doper. Penelitian dilaksanakan di Green House Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta pada bulan Januari 2021 – Maret 2021. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan rancangan faktor tunggal dengan 3 perlakuan yaitu dengan pemberian doper 5 g pada frekuensi penyiraman 3, 6 dan 9 hari sekali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, jumlah umbi per-rumpun, diameter umbi per-rumpun, bobot umbi segar per-rumpun dan bobot umbi kering per-rumpun. Hasil penelitian menunjukkan dibandingkan dengan frekuensi penyiraman 6 dan 9 hari pada perlakuan penambah doper, frekuensi penyiraman 3 hari dengan penambahan doper memberikan pertumbuhan dan hasil lebih baik. Sedangkan pada perlakuan frekuensi penyiraman 9 hari sekali dengan penambahan doper memberikan pertumbuhan dan hasil terendah. Perlakuan kontrol atau frekuensi penyiraman satu hari sekali tanpa pemberian doper menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang maksimal dibandingkan dengan penambahan doper.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Perpustakaan UMBY Kampus 1
Uncontrolled Keywords: Bawang merah, doper, frekuensi penyiraman
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Agroteknologi UMBY
Date Deposited: 21 Jun 2022 02:49
Last Modified: 21 Jun 2022 02:49
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/15638

Actions (login required)

View Item View Item