KAJIAN UNSUR HARA YANG TERANGKUT PADA BUDIDAYA CABAI MERAH ORGANIK DAN KONVENSIONAL DI DESAR BATUR, KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG

Putra, Rahmat Ariza (2018) KAJIAN UNSUR HARA YANG TERANGKUT PADA BUDIDAYA CABAI MERAH ORGANIK DAN KONVENSIONAL DI DESAR BATUR, KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (313kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (190kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (600kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text
COVER DAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Skripsi Bookmark.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

. Unsur hara yang terangkut merupakan komponen penting acuan pemupukan yang bertujuan mencapai keseimbangan hara sesuai prinsip pertanian berkelanjutan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengangkutan hara pada budidaya cabai merah sistem organik dan konvensional di level pedesaan sentra sayur penting bagi wilayah jawa tengah dan sekitarnya. Penelitian ini merupakan studi survey lapang yang dilaksanakan pada bulan Oktober-Februari 2017-2018 di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Sampel tanaman cabai dan tanah dengan 3 ulangan diambil dari lahan budidaya sayur petani organik tersertifikasi yang telah menerapkan pertanian organik selama 14 tahun dan peladang konvensional. Contoh biomassa dan tanah andosol kemudian dianalisis kandungan N, P, K, BV, pH dan kadar air di laboratorium tanah BPTP Yogyaakarta dan Laboratorium Agronomi Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Hasil analisis kemudian diuji dan dijelaskan dengan uji T sampel independen pada taraf kepercayaan 95% dan statistik deskriptif. Analisis statistik menunjukkan bahwa jumlah hara yang terangkut berbanding lurus dengan hara yang diaplikasikan dan biomassa total yang dihasilkan. Dari aspek keseimbangan hara, kedua sistem budidaya menghasilkan neraca positif. Hara N, P, dan K yang terangkut pada seluruh biomassa cabai organik dan konvensional masing-masing sejumlah 55.83 kg/Ha ± 16.38, 55.47 kg/Ha ± 13.91, 4.47 kg/Ha ± 0.69 dan 42,06 kg/Ha ± 12.81, 15.09 kg/Ha ± 12.28, 3.05 kg/Ha ± 1.84. Sedangkan neraca keseimbangan hara parsial secara berurutan berjumlah 659.71 kg/Ha, 739.15 kg/Ha, 409.31 kg/Ha dan 280.56 kg/Ha, 603.66 kg/Ha, 135.29 kg/Ha. Kata kunci: hara yang terangkut, cabai merah, organik, konvensional, neraca keseimbangan hara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Dr. Ir. F. Didiet Heru Swasono. M.P Ir. Warmanti Mildaryani, M.P.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Agroteknologi UMBY
Date Deposited: 08 Oct 2018 07:03
Last Modified: 18 Aug 2022 08:19
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/3920

Actions (login required)

View Item View Item