HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PEDAGANG DAN CARA PENGGUNAAN MINYAK GORENG TERHADAP PENURUNAN KUALITAS MINYAK PADA PEDAGANG PECEL LELE DI KOTA YOGYAKARTA

Anggoro, Hegar Dwi (2018) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK PEDAGANG DAN CARA PENGGUNAAN MINYAK GORENG TERHADAP PENURUNAN KUALITAS MINYAK PADA PEDAGANG PECEL LELE DI KOTA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (90kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (266kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (323kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (640kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (87kB) | Preview
[img] Text
COVER DAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Warung pecel lele bisnis rumah makan yang menjamur di Kota Yogyakarta. Pedagang pecel lele menggunakan minyak goreng secara berulangulang dalam praktek penggorengannya akan memberikan dampak pada gangguan kesehatan. Tujuan umum penelitian ini yaitu mengetahui hubungan karakteristik pedagang dan cara penggunaan minyak goreng terhadap penurunan kualitas pada pedagang pecel lele di Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah survei dilapangan dilakukan dengan bantuan kuesioner untuk mengetahui karakteristik, tindakan proses penggorengan, pengetahuan pedagang lalu dilakukan sampling minyak sebelum dan setelah digunakan. Sampel yang didapat kemudian dianalisis untuk mengetahui kualitas minyak goreng meliputi kadar air, angka peroksida, dan asam lemak bebas. Selanjutnya hasil kuesioner dan hasil analisis diolah menggunakan aplikasi SPSS meliputi uji paired sample t test, uji korelasi Spearman, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan proses penggorengan yang baik pada pedagang sebesar 72,72%, cukup 27,27%, dan kurang 0%. Karakteristik tindakan proses penggorengan yang baik pada pedagang yaitu pada umur 40-50 tahun (45,45%), pendidikan SMA (45,45%), lama berjualan >10 tahun (54,54%), dan pendapatan <Rp 2.000.000,- (36,36%). Terjadi penurunan kualitas minyak goreng terlihat adanya kenaikan pada masing-masing parameter yaitu kadar air (0,19±0,11), angka peroksida (13,79±6,40), dan asam lemak bebas (1,07±0,51). Tindakan proses penggorengan berpengaruh nyata terhadap kualitas minyak goreng yaitu kadar air, angka peroksida, asam lemak bebas sesudah penggorengan dengan nilai korelasi berturut-turut sebesar -0,827; -0,910, -0,631. Kata kunci: Tindakan, Pedagang, Minyak Goreng

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Prof.Dr.Ir.Ch.Wariyah, M.P.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: THP UMBY
Date Deposited: 09 Oct 2018 03:26
Last Modified: 19 Aug 2022 02:48
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/4089

Actions (login required)

View Item View Item