HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA REMAJA PUTRI YANG MELAKUKAN PERAWATAN DI KLINIK KECANTIKAN

Dwi Milla Malida, 15081022 (2019) HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA REMAJA PUTRI YANG MELAKUKAN PERAWATAN DI KLINIK KECANTIKAN. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (272kB) | Request a copy
[img] Text
COVER DAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada remaja putri yang melakukan perawatan di klinik kecantikan. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara self-esteem dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada remaja putri yang melakukan perawatan di klinik kecantikan. Subjek dalam penelitian ini adalah 110 remaja putri yang melakukan perawatan di klinik kecantikan berusia 12-21 tahun. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Body Dysmorphic Disorder dan State Self-Esteem Scale (SSES). Metode analisis yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,592 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0.000 (p< 0,01), yang berarti ada hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada remaja putri yang melakukan perawatan di klinik kecantikan. Diterimanya hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,351 berarti self-esteem memberikan sumbangan efektif terhadap tingginya kecenderungan body dysmorphic disorder sebesar 35,1% dan sisanya sebesar 64,9% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Kata kunci: kecenderungan body dysmorphic disorder, self-esteem

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Kondang Budiyani., S.Psi., M.A., Psikolog
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 09 Apr 2019 04:29
Last Modified: 09 Apr 2019 04:29
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/5206

Actions (login required)

View Item View Item