SUBSTITUSI KONSENTRAT DENGAN TEPUNG SILASE KEONG MAS DALAM RANSUM TERHADAP KINERJA AYAM KAMPUNG CONCENTRATE SUBSTITUTION WITH GOLDEN SNAIL SILAGE MEAL IN RATION ON KAMPONG CHICKEN PERFORMANCE

Ananda Bagus Handoko, 15021079 (2019) SUBSTITUSI KONSENTRAT DENGAN TEPUNG SILASE KEONG MAS DALAM RANSUM TERHADAP KINERJA AYAM KAMPUNG CONCENTRATE SUBSTITUTION WITH GOLDEN SNAIL SILAGE MEAL IN RATION ON KAMPONG CHICKEN PERFORMANCE. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text
ABSTRACT.pdf

Download (378kB)
[img] Text
BAB I .pdf

Download (197kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (349kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (562kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (345kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (179kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (317kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (898kB)
[img] Text
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi konsentrat dengan tepung silase keong mas dalam ransum terhadap kinerja ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakan dari 4 Maret sampai dengan 4 November 2018 di Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Yogyakarta. Variabel yang diamati yaitu bobot badan akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, konversi pakan, dan Income Over Feed and Chick Cost (IOFCC). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah, dengan 4 level substitusi konsentrat dengan tepung silase keong mas (K1= 25:0%; K2= 18,75:9%; K3= 12,5:18,3%; dan K4= 6,25:27,5%), masing-masing perlakuan diulang 4 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 ekor. Data dianalisis menggunakan Analysis of Varience (ANOVA), perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata bobot badan akhir untuk K1, K2, K3, dan K4 adalah 354,04; 392,64; 391,12; 367,02 g/ekor. Rata-rata pertambahan bobot badan untuk K1, K2, K3, dan K4 adalah 337,68; 364,81; 363,50; 339,08 g/ekor/11 minggu. Rata-rata konsumsi pakan untuk K1, K2, K3, dan K4 adalah 2.103,75; 2.113,93; 1.968,00; 2.003,81 g/ekor/11 minggu. Rata-rata konversi pakan untuk K1, K2, K3, dan K4 adalah 6,24; 5,81; 5,45; 5,97. Rata-rata IOFCC (Rp/ekor) untuk K1, K2, K3, dan K4 adalah -5.852,37; -3.753,09; -2.171,21; -2.332,73. Penggunaan tepung silase keong mas dalam ransum sampai 27,5% berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot badan akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, dan konversi pakan namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap IOFCC. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung silase keong mas sampai level 27,5% mampu mempertahankan bobot badan akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, dan konversi pakan sehingga dapat mengefisiensikan penggunaan pakan. Kata kunci : Ayam Kampung, Kinerja, Tepung Silase Keong Mas

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ayam Kampung, Kinerja, Tepung Silase Keong Mas
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Peternakan
Depositing User: Peternakan UMBY
Date Deposited: 10 Sep 2019 03:43
Last Modified: 10 Sep 2019 03:43
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/5838

Actions (login required)

View Item View Item