DIAGNOSA PENYAKIT GIGI MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR

Wijayanti, Berlian Rezki (2020) DIAGNOSA PENYAKIT GIGI MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB SATU)
BAB I.pdf

Download (99kB) | Preview
[img] Text (BAB DUA)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB) | Request a copy
[img] Text (BAB TIGA)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB EMPAT)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (553kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB LIMA)
BAB V.pdf

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (SKRIPSI LENGKAP)
SKRIPSI Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (README)
README.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB) | Request a copy
[img] Archive (SOURCE CODE)
Pakar.rar
Restricted to Repository staff only

Download (61MB) | Request a copy

Abstract

Gigi termasuk ke dalam organ-organ tubuh yang ada pada wajah. Gigi adalah jaringan tubuh yangpaling keras dibanding yang lainnya. Strukturnya berlapis-lapis mulai dari email yang sangat keras, dentin (tulang gigi) didalamnya, pulpa yang berisi pembuluh darah, pembuluh syaraf, dan bagian lainnya yang memperkokoh gigi. Fungsi utama dari gigi adalah untuk mempertahankan bentuk wajah, brbicara, menghancurkan dan mengunyah makanan. Namun demikian, gigi merupakan jaringan tubuh yang mudah sekali mengalami kerusakan. Ini terjadi ketika gigi tidak memperoleh perawatan yang seharusnya. Seiring berkembangnya jaman, penyakit semakin mudah menghampiri manusia, membuatnya kurang memperhatikan makanan yang mereka makan dan dampaknya terhadap kesehatan gigi, seperti contohnya junk food (makanan siap saji) yang di dalamnya mengandung kadar garam, gula dan lemak yang cukup tinggi namun rendah vitamin, mineral dan juga serat yang mampu menyebabkan gigi berlubang. Faktor kepastian (certainty factor) diperkenalkan oleh Shortliffe Buchanan dalam pembuatan MYCIN pada tahun 1975 untuk mengakomadasi ketidakpastian pemikiran (inexact reasoning) seorang pakar. Teori ini berkembang bersamaan dengan pembuatan sistem pakar MYCIN. Team pengembang MYCIN mencatat bahwa dokter sering kali menganalisa informasi yang ada dengan ungkapan seperti misalnya: mungkin, kemungkinan besar, hampir pasti. Untuk mengakomodasi hal ini tim MYCIN menggunakan certainty factor (CF) guna menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. Berdasarkan 40 data yang telah diujikan terhadap pakar dan sistem, untuk pasien yang menderita penyakit gigi dan sesuai dengan validasi dokter adalah 32 pasien dan yang tidak sesuai adalah 3 pasien. Sehingga untuk tingkat akurasi sistem berdasarkan hasil validasi pakar (dokter) dan sistem adalah sebesar 91.43%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Perpustakaan Kampus 3
Uncontrolled Keywords: Gigi, Penyakit Gigi, Certainty Factor
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
Divisions: Fakultas Teknologi Informasi > Program Studi Teknik Informatika
Depositing User: Teknik Informatika UMBY
Date Deposited: 04 Mar 2020 05:54
Last Modified: 04 Mar 2020 05:54
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/8342

Actions (login required)

View Item View Item