WACANA MITOS & FATALITAS BUNUH DIRI DI FILM LAMUN SUMELANG (ANALISIS WACANA KRITIS TENTANG REPRESENTASI FENOMENA BUNUH DIRI DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL DALAM FILM LAMUN SUMELANG PRODUKSI RAVACANA TAHUN 2019)

Abudi, Anggun Wahyuningsi MK. (2023) WACANA MITOS & FATALITAS BUNUH DIRI DI FILM LAMUN SUMELANG (ANALISIS WACANA KRITIS TENTANG REPRESENTASI FENOMENA BUNUH DIRI DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL DALAM FILM LAMUN SUMELANG PRODUKSI RAVACANA TAHUN 2019). Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of BAB SATU] Text (BAB SATU)
BAB I.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of BAB DUA] Text (BAB DUA)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (326kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB TIGA] Text (BAB TIGA)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (466kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB EMPAT] Text (BAB EMPAT)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB LIMA] Text (BAB LIMA)
BAB V.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (244kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL TEKS] Text (SKRIPSI FULL TEKS)
SKRIPSI FULL TEXT + BOOKMARK_ANGGUN WAHYUNINGSI MK. ABUDI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, Gunungkidul memiliki tingkat bunuh diri tertinggi di Indonesia. Kabupaten Gunungkidul memiliki tingkat bunuh diri 9 per 100.000 orang per tahun. Mitos Pulung gantung masih diyakini oleh sebagian masyarakat dan kerap dikaitkan dengan tingginya angka bunuh diri di Gunungkidul. Meski sebagian masyarakat lainnya lebih percaya bahwa fenomena bunuh diri dengan gantung diri terjadi karena berbagai sebab dimana hal ini digambarkan pada film Lamun Sumelang. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui wacana mitos dan fatalitas bunuh diri yang direpresentasikan dalam film Lamun Sumelang. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana kritis model Norman Fiairclough, sebab analisis wacana kritis adalah metode untuk melihat makna tersembunyi di balik sebuah teks, meskipun pada akhirnya menggunakan bahasa dalam teks untuk diperiksa, bahasa yang dianalisis tidak sama dengan bahasa yang dipelajari dalam pengertian linguistik tradisional dimana bahasa dipelajari tidak hanya dari sudut pandang linguistik, tetapi juga dalam kaitannya dengan lingkungannya.
Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa Film Lamun Sumelang pada dasarnya memaknai mitos sebagai sebuah kepercayaan yang berkembang di masyarakat Gunung Kidul yang sebetulnya belum bisa dibuktikan secara ilmiah misalnya mitos pulung gantung yang ketika ia muncul maka pasti ada kejadian bunuh diri, meskipun demikian namun hal ini sudah menjadi kultur bagi masyarakat Gunung Kidul dimana kedatangannya berarti sebuah pertanda tidak baik. Sementara fatalitas bunuh diri dalam film Lamun Sumelang dimaknai sebagai rasa putus asa, kesepian, menyerah dengan keadaan tetapi juga fatalitas bunuh diri merupakan sebuah aktivitas yang masih mengharapkan hidup namun menginginkan seseorang memperhatikannya, mengerti bahwa ia sedang mengalami masalah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/Lokasi Hardcopy: Perpustakaan UMBY Kampus 3
Uncontrolled Keywords: Film Lamun Sumelang, Mitos dan Fatalitas Bunuh Diri, Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Ilmu Komunikasi UMBY
Date Deposited: 03 Aug 2023 06:48
Last Modified: 03 Aug 2023 06:48
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/20616

Actions (login required)

View Item
View Item