Prasetyo, Deny (2018) KEMATANGAN EMOSI PADA REMAJA YANG DIASUH OLEH ORANGTUA TUNGGAL (AYAH). Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
ABSTRAK.pdf
Download (85kB) | Preview
BAB 1.pdf
Download (108kB) | Preview
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (475kB)
BAB 5.pdf
Download (86kB) | Preview
COVER DAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SKRIPSI FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Masa remaja adalah periode transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa, yang melibatkan perubahan-perubahan biologiss, kognitif, dan sosio-emosional. Tugas pokok remaja adalah mempersiapkan diri memasuki masa dewasa. Kematangan emosi adalah ketika seseorang telah matang emosinya, telah dapat mengendalikan emosinya, maka individu akan dapat berpikir secara matang, berpikir secara baik, berpikir secara obyektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kematangan emosi pada remaja yang diasuh oleh orangtua tunggal (ayah). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga orang remaja akhir berusia 18 sampai 21 tahun yang diasuh oleh orangtua tunggal (ayah). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan wawancara semi terstruktur. Prosedur pemilihan partisipan menggunakan metode purposive sampling dengan menentukan kriteria partisipan, yaitu remaja yang masuk usia remaja akhir dan yang diasuh oleh orangtua tunggal (ayah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran kematangan emosi pada ketiga partisipan memiliki persamaan yaitu, kematangan emosi ketiga partisipan lebih sering dimunculkan ketika bersama teman-temannya atau ketika berada di lingkungan teman-teman. Hal ini ditunjukkan dari beberapa ciri-ciri kematangan emosi yang sesuai dengan perilaku ketiga partisipan saat berhubungan dengan teman-teman mereka. Ketiga partisipan cenderung lebih banyak memiliki pengalaman yang menyenangkan dengan teman-temannya, hal inilah yang membuat ketiga partisipan merasa nyaman dengan lingkungan teman-temannya dibandingkan dengan lingkungan rumah.
Kata Kunci : Kematangan emosi, Remaja, Orangtua tunggal (ayah).
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information/Lokasi Hardcopy: | Dr. Rahma Widyana, M.Si. |
Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
Divisions: | Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi |
Depositing User: | Psikologi UMBY |
Date Deposited: | 11 Aug 2018 01:42 |
Last Modified: | 18 Aug 2022 07:13 |
URI: | http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/3100 |