Amalia, Annissa (2025) ANALISIS KONSTRUKSI MASKULINITAS PADA FILM BERTOKOH UTAMA PEREMPUAN DI FILM MULAN (2020) MELALUI PENDEKATAN WACANA KRITIS MICHEL FOUCAULT. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Text (BAB SATU)
BAB 1.pdf

Text (BAB LIMA)
BAB V.pdf

Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Text (SKRIPSI FULL TEKS)
NASKAH SKRIPSI FULL - Annissa Amalia (200710451) 23F.pdf
Restricted to Registered users only

Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI - Annissa Amalia (200710451) 23F.pdf
Restricted to Registered users only

Request a copy

Abstract

Film Mulan (2020) menawarkan representasi menarik tentang perempuan dalam
peran yang secara tradisional dianggap maskulin. Sebagai media budaya, film tidak
hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana komunikasi yang
merefleksikan dan membentuk norma sosial, termasuk tentang gender. Tokoh utama
dalam Mulan menghadapi tantangan yang melibatkan nilai-nilai maskulinitas,
seperti keberanian, kekuatan fisik, dan kepemimpinan, namun tetap
mempertahankan identitas feminitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali
dan memahami bagaimana konstruksi maskulinitas pada film bertokoh utama
perempuan di film mulan (2020) melalui pendekatan wacana kritis Michel Foucault.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan
menggunakan paradigma konstruksivisme. Teknik analisis pada penelitian ini
menggunakan Analisis Wacana Kritis model Michel Foucault yang terdiri dari lima
skema tahapan analisis, yaitu Pertama, Penentuan topik diskursus yang
dominan. Kedua, Menemukan pranata, aturan, kebijakan, & tradisi. Ketiga,
Menggali subjek yang dipersonifikasi dalam topik. Keempat, Menjabarkan
praktik wacana tentang topik. Kelima, Menggali wacana-wacana lain yang
berinteraksi dan bersaing. Penelitian ini menemukan bahwa film Mulan (2020)
mengonstruksi maskulinitas melalui berbagai elemen narasi, visual, dan
karakterisasi tokoh utama. Maskulinitas dalam film ini tidak hanya
direpresentasikan sebagai atribut fisik, seperti kekuatan dan keberanian, tetapi juga
sebagai nilai moral, seperti kehormatan dan pengorbanan. Tokoh Mulan
menggambarkan maskulinitas dengan mengadopsi peran-peran maskulin, seperti
menjadi prajurit dan memimpin dalam medan perang.

Dosen Pembimbing: Narwaya, Tri Guntur
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Film, Konstruksi, Maskulinitas, Wacana Kritis, Michel Foucault
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Ilmu Komunikasi UMBY
Date Deposited: 05 Feb 2026 02:29
Last Modified: 05 Feb 2026 02:29
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/24054

Actions (login required)

View Item
View Item