Pradana, Gilang Rendy (2025) “ONDEL-ONDEL: SENI ATAU PROFESI?” KARYA FILM DOKUMENTER BUDAYA KESENIAN BETAWI ONDEL-ONDEL YANG BERUBAH FUNGSI MENJADI PROFESI JALANAN DI JAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
ABSTRAK.pdf
BAB I.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
NASKAH PUBLIKASI.pdf
SKRIPSI FUL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only
LINK CIPTA KARYA FILM DOKUMENTER.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Jakarta sebagai ibu kota Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pusat
pemerintahan dan ekonomi, tetapi juga sebagai kota yang kaya akan
keberagaman budaya, salah satunya budaya Betawi dengan ikon
khasnya, ondel-ondel. Dahulu, ondel-ondel memiliki fungsi sakral
sebagai simbol pelindung dari roh jahat dan bagian penting dari
upacara adat Betawi. Namun, seiring perkembangan zaman dan faktor
ekonomi, terjadi pergeseran makna dan fungsi ondel-ondel menjadi
hiburan jalanan dan sumber mata pencaharian, yang dikenal dengan
istilah ondel-ondel ngamen. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan
tentang pemaknaan ulang terhadap warisan budaya lokal serta
tantangan pelestarian identitas budaya Betawi di tengah modernisasi
Jakarta. Melalui film dokumenter berjudul “Ondel-Ondel: Budaya
Apa Profesi?”, penulis berupaya menggambarkan perubahan fungsi,
nilai, dan persepsi masyarakat terhadap ondel-ondel. Film ini
diharapkan dapat menjadi media reflektif untuk menumbuhkan
kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya
menjaga dan memahami makna budaya Betawi sebagai bagian dari
identitas bangsa
| Dosen Pembimbing: | Lestari, Rani Dwi |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
| Uncontrolled Keywords: | Ondel-ondel, Budaya Betawi, Pergeseran Makna, Film Dokumenter, Modernisasi Jakarta. |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Ilmu Komunikasi UMBY |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 02:33 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 02:33 |
| URI: | https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/24205 |
