PENGARUH SPIRITUALITAS TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA DEWASA AWAL Wulandari, Ernita Yuliana 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Wulandari, Ernita Yuliana (2026) PENGARUH SPIRITUALITAS TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA DEWASA AWAL. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
220810282_ABSTRAK.pdf

File (40kB)
Text (BAB SATU)
220810282_BAB I.pdf

File (90kB)
Text (BAB LIMA)
220810282_BAB V.pdf

File (32kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
220810282_DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (87kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
220810282_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (6MB)
Text (NASKAH PUBLIKASI)
220810282_NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (457kB)
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
220810282_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (864kB)

Abstract

Dewasa awal merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan proses pencarian jati diri,
eksplorasi serta tingkat ketidakstabilan yang relatif tinggi dibandingkan dengan periode kehidupan lainnya.
Proses eksplorasi yang dialami individu pada periode ini seringkali berakhir dengan kegagalan maupun
kekecewaan, yang dapat berdampak pada subjective well-being individu. Dalam konteks ini, spiritualitas
dipandang sebagai salah satu faktor psikologis yang dianggap dapat membantu individu memaknai
pengalaman hidup dan mempertahankan subjective well-being meskipun berada dalam situasi penuh tekanan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh spiritualitas terhadap subjective well-being
pada dewasa awal. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat pengaruh positif yang signifikan antara
spiritualitas dengan subjective well-being pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 240 individu dewasa awal berusia 18-29 tahun, yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif yang
signifikan antara spiritualitas dengan subjective well-being pada dewasa awal, dengan nilai koefisien korelasi
( ) sebesar 0,577 dan nilai signifikansi p = 0,001 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin
tinggi spiritualitas maka semakin tinggi tingkat subjective well-being pada dewasa awal. Sebaliknya semakin
rendah spiritualitas maka semakin rendah pula tingkat subjective well-being pada dewasa awal.

Dosen Pembimbing: Prahara, Sowanya Ardi | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Subjective well-being, Spiritualitas, Dewasa awal
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 11 May 2026 04:30
Last Modified: 11 May 2026 04:30
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/26644

Actions (login required)

View Item
View Item