Husain, Arlisa Maria (2026) HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN BURNOUT PADA FAMILY CAREGIVER ORANG DENGAN BIPOLAR. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
220810216_Abstrak.pdf
File (166kB)
220810216_Bab 1.pdf
File (185kB)
220810216_Bab 5.pdf
File (139kB)
220810216_DAFTAR PUSTAKA.pdf
File (173kB)
220810216_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only
File (2MB) Request a copy
220810216_Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File (259kB) Request a copy
220810216_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
File (1MB) Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan peran yang dialami oleh family caregiver dalam
merawat individu dengan gangguan bipolar yang berpotensi menimbulkan kelelahan emosional atau burnout.
Dalam konteks caregiving, empati menjadi salah satu faktor psikologis yang penting karena berkaitan dengan
keterlibatan emosional caregiver terhadap individu yang dirawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara empati dengan burnout pada family caregiver orang dengan gangguan bipolar. Subjek dalam
penelitian ini berjumlah 50 family caregiver yang memenuhi kriteria sebagai anggota keluarga yang merawat
individu dengan gangguan bipolar. Variabel yang diukur adalah empati sebagai variabel bebas dan burnout sebagai
variabel terikat. Instrumen penelitian menggunakan skala Interpersonal Reactivity Index (IRI) untuk mengukur
empati dan skala Professional Quality of Life (ProQOL) untuk mengukur burnout. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis korelasi Product Moment menunjukkan
koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,44 dengan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa
terdapat hubungan negatif yang signifikan antara empati dengan burnout pada family caregiver orang dengan
gangguan bipolar, dengan kekuatan hubungan berada pada kategori sedang. Hal ini berarti semakin tinggi empati,
maka semakin rendah tingkat burnout yang dialami caregiver. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar
0,201 menunjukkan bahwa empati memberikan kontribusi sebesar 20,1% terhadap burnout, sedangkan sebesar
79,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
| Dosen Pembimbing: | Budiyani, Kondang | [error in script] |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
| Uncontrolled Keywords: | Empati, Burnout, Family Caregiver, Gangguan Bipolar |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Psikologi UMBY |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 05:53 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 05:53 |
| URI: | https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27085 |
