HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MEROKOK DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA LAKI-LAKI DEWASA AWAL YANG BELUM MEMILIKI PASANGAN Ngabut, Marsela Dianastin 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Ngabut, Marsela Dianastin (2026) HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MEROKOK DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA LAKI-LAKI DEWASA AWAL YANG BELUM MEMILIKI PASANGAN. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
220810304_ABSTRAK.pdf

File (32kB)
Text (BAB SATU)
220810304_BAB I.pdf

File (53kB)
Text (BAB LIMA)
220810304_BAB V.pdf

File (30kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
220810304_DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (66kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
220810304_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (2MB) Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
220810304_NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (200kB) Request a copy
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
220810304_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (560kB) Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok
dengan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa laki-laki dewasa awal yang belum
memiliki pasangan. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan negatif
antara perilaku merokok dengan kesejahteraan subjektif. Subjek penelitian
berjumlah 200 mahasiswa laki-laki berusia 18-25 tahun yang belum memiliki
pasangan dan memiliki kebiasaan merokok, dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala perilaku merokok yang
disusun berdasarkan aspek dari Aritonang (1997) serta skala kesejahteraan subjektif
yang mengacu pada aspek life satisfaction, positive affect, dan negative affect dari
Diener (1984), menggunakan kombinasi Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan
Positive and Negative Affect Schedule (PANAS). Data dianalisis menggunakan
teknik korelasi Spearman's rho karena data penelitian tidak berdistribusi normal.
Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,214 dengan nilai
signifikansi p = 0,002 (p < 0,050), yang menunjukkan adanya hubungan yang
signifikan antara perilaku merokok dengan kesejahteraan subjektif, namun dengan
arah hubungan yang positif dan berada pada kategori rendah. Dengan demikian,
hipotesis penelitian yang menyatakan adanya hubungan negatif antara kedua
variabel tidak didukung oleh hasil penelitian. Semakin tinggi perilaku merokok
mahasiswa, kesejahteraan subjektif yang dilaporkan justru cenderung semakin
tinggi, meskipun kontribusinya tergolong kecil (koefisien determinasi sebesar
4,58%), sehingga kesejahteraan subjektif individu kemungkinan lebih banyak
dipengaruhi oleh faktor lain seperti kepribadian, dukungan sosial, dan regulasi
emosi.

Dosen Pembimbing: Hardika, Jelang | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kesejahteraan Subjektif, Mahasiswa Laki-Laki Dewasa Awal, Perilaku Merokok
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 07 Sep 2026 02:52
Last Modified: 08 Sep 2026 06:30
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27571

Actions (login required)

View Item
View Item