Octaviona, Dhea (2026) HUBUNGAN ANTARA JOB DEMANDS DAN WORKPLACE WELL-BEING PADA KARYAWAN GENERASI Z DI INSTANSI PEMERINTAH. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
1 Naskah Indo & Naskah Inggris.pdf
File (133kB)
2 BAB I.pdf
File (150kB)
3 BAB V.pdf
File (118kB)
4 Daftar Pustaka.pdf
File (166kB)
5 Full Text Version.pdf
Restricted to Registered users only
File (2MB) Request a copy
6 NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only
File (213kB) Request a copy
7 Surat pernyataan publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File (1MB) Request a copy
Abstract
Workplace well-being merupakan kondisi kesejahteraan yang dirasakan
karyawan di tempat kerja, yang ditandai dengan adanya perasaan positif, kepuasan,
serta makna dalam pekerjaan. Salah satu faktor yang memengaruhi workplace wellbeing adalah job demands, yaitu tuntutan pekerjaan yang mengharuskan karyawan
mengeluarkan upaya fisik maupun psikologis secara berkelanjutan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara job demands dengan workplace wellbeing pada karyawan Generasi Z di instansi pemerintah. Hipotesis yang diajukan
yaitu terdapat hubungan negatif antara job demands dengan workplace well-being
pada karyawan Generasi Z di instansi pemerintah. Subjek penelitian ini berjumlah
234 orang dengan karakteristik karyawan Generasi Z berusia 20–28 tahun yang
telah bekerja minimal satu tahun di instansi pemerintah. Pengambilan subjek
menggunakan teknik purposive sampling, dengan data dikumpulkan menggunakan
skala Job Demands dan skala Eudaimonic Workplace Well-Being Scale (EWWS).
Data dianalisis menggunakan korelasi Product Moment (Pearson Correlation)
dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 31. Berdasarkan hasil analisis diperoleh
nilai koefisien korelasi (rxy) = -0,557 dengan nilai signifikansi p < 0,001 (p < 0,05),
sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Hasil tersebut
menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara job demands
dengan workplace well-being pada karyawan Generasi Z di instansi pemerintah.
Penelitian ini juga menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,311, yang
berarti variabel job demands memberikan sumbangan efektif sebesar 31,1%
terhadap workplace well-being, sedangkan 68,9% sisanya dipengaruhi oleh faktorfaktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
| Dosen Pembimbing: | Wijaya, Dimas Adi | [error in script] |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
| Uncontrolled Keywords: | Generasi Z, Instansi Pemerintah, Job Demands, Workplace WellBeing |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Psikologi UMBY |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 06:29 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 06:29 |
| URI: | https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27583 |
