Mahendra, Harits Irsad (2026) URIP AYEM TENTREM LANSIA DALAM MENJALANI TRADISI PERLON UNGGAHAN PADA KOMUNITAS ADAT BANOKELING. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
Abstrak B.Indo & English.pdf
File (199kB)
BAB I.pdf
File (233kB)
BAB V.pdf
File (214kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File (268kB)
Full Text Version.pdf
Restricted to Registered users only
File (3MB) Request a copy
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File (328kB) Request a copy
Surat Pernyataan Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File (533kB) Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman Urip Ayem Tentrem lansia dalam
menjalani tradisi Perlon Unggahan pada Komunitas Adat Banokeling. Penelitian ini
menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami
pengalaman Urip Ayem Tentrem pada lansia Komunitas Adat Banokeling dalam menjalani
Perlon Unggahan. Data diperoleh dari tiga lansia yang masih terlibat aktif dalam Perlon
Unggahan dan menjalankan ajaran Komunitas Adat Banokeling. Penelitian ini juga
melibatkan satu Significant Other (SO) yang mengenal ketiga partisipan sebagai tetangga
dan sesama anak putu Banokeling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi
terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Tahapan analisis dalam penelitian ini
menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Perlon Unggahan dipahami lansia Banokeling sebagai kewajiban anak putu, bentuk
ibadah, dan ungkapan syukur kepada Gusti. Ayem dimaknai sebagai keadaan ketika pikiran
tidak terus dibebani utang, pinjaman, setoran, atau tanggungan lain yang belum selesai.
Tentrem berkaitan dengan hati yang tidak gelisah, hubungan yang rukun, dan rasa aman
dalam kehidupan sehari-hari. Keadaan yang mengganggu Urip Ayem Tentrem dihadapi
melalui doa kepada Gusti, penyelesaian tanggungan, pengaturan pekerjaan, penerimaan
bantuan, dan pengendalian sikap. Secara keseluruhan, Urip Ayem Tentrem dipahami
sebagai pikiran yang lebih tenang, kehidupan yang aman dan rukun, serta kesempatan
untuk tetap menjalani peran sebagai anak putu Banokeling
| Dosen Pembimbing: | Wahyu, Muhammad Kuncoro | [error in script] |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
| Uncontrolled Keywords: | Komunitas Adat Banokeling, lansia, Perlon Unggahan, Urip Ayem Tentrem |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Psikologi UMBY |
| Date Deposited: | 17 Oct 2026 07:35 |
| Last Modified: | 17 Oct 2026 07:35 |
| URI: | https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27732 |
