HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA PEKERJA GENERASI Z Teku, Klara Mogi 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Teku, Klara Mogi (2026) HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA PEKERJA GENERASI Z. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

File (54kB)
Text (BAB SATU)
BAB I.pdf

File (55kB)
Text (BAB LIMA)
BAB V.pdf

File (38kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (52kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (3MB) Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (433kB) Request a copy
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (492kB) Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-life balance dengan
psychological well-being pada pekerja Generasi Z. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat
hubungan positif antara work-life balance dengan psychological well-being pada pekerja
Generasi Z. Partisipan penelitian berjumlah 113 pekerja Generasi Z yang lahir antara tahun
1997–2007 dan berstatus aktif bekerja, yang diperoleh melalui teknik sampling insidental.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala, yaitu Skala Psychological Well-Being
yang diadaptasi dari Ryff's Psychological Well-Being Scale (Rachmayani & Ramdhani, 2014)
dengan 16 aitem final (α = 0,940), dan Skala Work-Life Balance yang diadaptasi dari instrumen
Fisher, Bulger, dan Smith (2009) yang telah divalidasi oleh Gunawan dkk. (2019) dengan 8
aitem final (α = 0,808). Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Spearman's rho dengan
bantuan IBM SPSS versi 25, karena hasil uji normalitas menunjukkan bahwa kedua variabel
tidak berdistribusi normal (Kolmogorov-Smirnov: work-life balance p < 0,001; psychological
well-being p = 0,005), sementara uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear (deviation
from linearity p = 0,119 > 0,05). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang
signifikan antara work-life balance dengan psychological well-being pada pekerja Generasi Z
(ρ = 0,577; p < 0,001; N = 113). Artinya, semakin tinggi work-life balance yang dimiliki
pekerja Generasi Z, semakin tinggi pula psychological well-being yang dirasakan, dan berlaku
pula sebaliknya. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini diterima.

Dosen Pembimbing: Fatimah, Malida | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: generasi z, kesejahteraan psikologis, work-life balance
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 21 Oct 2026 02:08
Last Modified: 21 Oct 2026 02:08
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27743

Actions (login required)

View Item
View Item