BIOAKTIVITAS FORMULASI CNSL SEBAGAI INSEKTISIDA SEED TREATMENT TERHADAP SITOPHILUS ZEAMAIS DAN MUTU BENIH JAGUNG

M Aji Jatmiko, 15011020 (2019) BIOAKTIVITAS FORMULASI CNSL SEBAGAI INSEKTISIDA SEED TREATMENT TERHADAP SITOPHILUS ZEAMAIS DAN MUTU BENIH JAGUNG. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[img] Text
ABSTRAK

Download (114kB)
[img] Text
BAB I

Download (123kB)
[img] Text
BAB II

Download (146kB)
[img] Text
BAB III
Restricted to Repository staff only

Download (173kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV
Restricted to Repository staff only

Download (235kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V
Restricted to Repository staff only

Download (45kB) | Request a copy
[img] Text
COVER DAN LAMPIRAN
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
FULL TEXS SKRIPSI
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan penting yang rentan terhadap serangan Sitophilus zeamais selama penyimpanan. Kerusakan akibat serangan hama ini bisa mencapai 100%, untuk itu diperlukan pengendalian. Ekstrak Kulit Biji Mete atau sering disebut CNSL (Chasew Nut Shell Liquid) merupakan bahan nabati yang memiliki potensi sebagai biopestisida untuk mengendalikan hama Sitophilus zeamais. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan konsentrasi formulasi CNSL terbaik untuk mengendalikan hama S. zeamais dan mempertahankan mutu benih jagung dalam penyimpanan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2018 di Laboratorium Agronomi, Fakultas Agroindustri, Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Penelitian ini merupakan faktor tunggal yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat ulangan. Perlakuan merupakan kombinasi konsentrasi formulasi CNSL dengan penambahan pewarna alami daun pandan suji dan daun jati. Kombinasi perlakuan terdiri atas tujuh perlakuan yaitu konsentrasi formulasi CNSL 0% + daun suji, 0% + daun jati, 10% + daun suji, 10% + daun jati, 20% + daun suji, 20% + daun jati dan tanpa pemberian apapun sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa : CNSL sebagai biopestisida nabati mampu memberikan mortalitas dan menekan populasi S. zeamais dan mempertahankan mutu benih jagung selama penyimpanan 12 minggu. Perlakuan dengan konsentrasi formulasi CNSL 20% dan penambahan pewarna alami baik daun suji maupun daun jati dapat menyebabkan mortalitas serta menekan populasi lebih besar dan menjaga mutu benih lebih baik daripada konsentrasi formulasi CNSL 10 dan 0 %. Kata kunci : benih jagung, S. zeamais, CNSL, seedtreatment

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/ Lokasi Hardcopy: Ir. Dian Astriani, S.P.,M.P.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Agroindustri > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Agroteknologi UMBY
Date Deposited: 03 Jul 2019 02:44
Last Modified: 03 Jul 2019 02:44
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/5533

Actions (login required)

View Item View Item