GAMBARAN SUBJECTIVE WELL BEING PADA REMAJA AKHIR YANG PERNAH MENGALAMI KEKERASAN EMOSIONAL DARI ORANGTUA

Siahaan, Mayang Sah Putri (2023) GAMBARAN SUBJECTIVE WELL BEING PADA REMAJA AKHIR YANG PERNAH MENGALAMI KEKERASAN EMOSIONAL DARI ORANGTUA. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (51kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (111kB) | Preview
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (113kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (234kB)
[thumbnail of BAB V]
Preview
Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (32kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (153kB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (377kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Perlakuan berlebihan terhadap anak dapat membuat anak mengalami stress.
Orangtua membatasi anak dengan tindakan verbal disertai dengan kekerasan
emosional. Jika anak mendapat kekerasan emosional maka anak memiliki
subjective well being yang tidak baik dan dapat dilihat dari tiga aspek yaitu
kepuasan hidup, afek psoitif dan afek negatif. Adapun tujuan penelitian ini untuk
mendeskripsikan bagaimana gambaran subjective well being pada remaja akhir
yang pernah mengalami kekerasan emosional dari orangtua. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Jumlah partisipan sebanyak empat orang yang telah disesuaikan dengan kriteria
pada variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan
observasi non partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan G, R dan
C memiliki kepuasan dalam berinteraksi sosial dan mendapatkan afek positif
dengan lingkungan, pertemanan dan keluarga. Sedangkan partisipan A tidak
mendapatkan kepuasan dalam berinteraksi sosial dan mendapatkan afek negatif di
lingkungan pertemanan dan tempat tinggal. Regulasi emosi, perkembangan diri dan
penerimaan diri partisipan G, R dan A sudah cukup sering mendapatkan kepuasan
hidup dan afek positif dengan kehidupan saat ini. Namun partisipan C cukup sering
mendapatkan afek negatif dalam meregulasi emosi, perkembangan diri dan
penerimaan diri. Partisipan C merasa masih belum merasakan adanya perubahan
yang terjadi dalam dirinya pada saat ini atau bisa dikatakan subjective well being
partisipan C masih belum baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/Lokasi Hardcopy: Perpustakaan Kampus 1
Uncontrolled Keywords: Kekerasan Emosional, Remaja Akhir, Subjective Well Being, Orangtua.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 06 Sep 2023 03:55
Last Modified: 06 Sep 2023 03:55
URI: http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/19660

Actions (login required)

View Item
View Item