Monoarfa, Kezia Louis Eunike (2026) HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN COMPASSION SATISFACTION PADA FAMILY CAREGIVER ORANG DENGAN BIPOLAR. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
220810324_ABSTRAK.pdf
File (89kB)
220810324_BAB I.pdf
File (132kB)
220810324_BAB V.pdf
File (74kB)
220810324_DAFTAR PUSTAKA.pdf
File (97kB)
220810324_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only
File (2MB) Request a copy
220810324_NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
File (297kB) Request a copy
220810324_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
File (855kB) Request a copy
Abstract
Peran family caregiver orang dengan gangguan bipolar sering kali dikaitkan dengan berbagai tuntutan psikologis
dan emosional yang dapat memengaruhi kesejahteraan caregiver . Namun, di sisi lain, proses merawat juga dapat
memunculkan pengalaman positif berupa compassion satisfaction. Salah satu faktor psikologis yang diduga
berperan dalam munculnya compassion satisfaction adalah empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara empati dengan compassion satisfactio n pada family caregiver orang dengan gangguan bipolar.
Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara empati dengan compassion satisfaction
pada family caregiver orang dengan gangguan bipolar. Partisipan penelitian berjumlah 50 family caregiver orang
dengan gangguan bipolar yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data
dilakukan menggunakan skala empati berdasarkan teori Davis dan skala compassion satisfaction berdasarkan
teori Stamm. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment (Pearson) , serta analisis
tambahan menggunakan regresi linear berganda dan tabulasi silang berdasarkan karakteristik demografis
partisipan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara empati dengan
compassion satisfaction (r = 0,577; p < 0,001). Analisis tambahan menunjukkan bahwa aspek-aspek empati
secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan compassion satisfaction, meskipun secara parsial
tidak signifikan. Selain itu, caregiver perempuan, dewasa awal, dan caregiver dengan lama merawat kurang dari
tiga tahun cenderung memiliki compassion satisfaction yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa
empati berperan penting dalam membentuk pengalaman positif caregiver dalam menjalankan peran merawat
anggota keluarga dengan gangguan bipolar.
| Dosen Pembimbing: | Budiyani, Kondang | [error in script] |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
| Uncontrolled Keywords: | bipolar, compassion satisfaction , empati, family caregiver |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Psikologi UMBY |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 05:43 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 05:43 |
| URI: | https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27081 |
