HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMAMPUAN MEMAAFKAN PADA DEWASA AWAL Siagian, Enjelika 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Siagian, Enjelika (2026) HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMAMPUAN MEMAAFKAN PADA DEWASA AWAL. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
220810335_Abstrak B. Indo & English.pdf

File (221kB)
Text (BAB SATU)
220810335_BAB I.pdf

File (270kB)
Text (BAB LIMA)
220810335_BAB V.pdf

File (158kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
220810335_DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (251kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
220810335_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (2MB) Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
220810335-NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (339kB) Request a copy
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
220810335_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (117kB) Request a copy

Abstract

Permasalahan kemampuan memaafkan pada dewasa awal dapat
mempengaruhi kualitas hubungan interpersonal serta kesejahteraan psikologis
individu. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor yang mempengaruhi
kemampuan memaafkan pada dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
hubungan antara kecerdasan emosional dengan kemampuan memaafkan pada
dewasa awal. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan positif antara
kecerdasan emosional dengan kemampuan memaafkan pada dewasa awal.
Partisipan terdiri dari 120 dewasa awal berusia 18–25 tahun, dengan 10% laki-laki
dan 90% perempuan. Penelitian ini menggunakan desain survei korelasional. Data
dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup Skala Kecerdasan Emosional dan
Skala Kemampuan Memaafkan (TRIM-18). Ukuran sampel sebesar 120 partisipan
dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data
menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program
Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 25. Hasil menunjukkan
bahwa kecerdasan emosional berhubungan positif signifikan dengan kemampuan
memaafkan pada dewasa awal (r = 0,399, p < 0,05). Koefisien determinasi (R² =
0,159) menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar
15,9% terhadap kemampuan memaafkan. Hasil ini mengindikasikan bahwa
individu dengan kecerdasan emosional yang lebih tinggi cenderung memiliki
perilaku memaafkan yang lebih tinggi. Temuan penelitian menegaskan pentingnya
pengembangan kecerdasan emosional untuk meningkatkan kemampuan
memaafkan pada dewasa awal.

Dosen Pembimbing: Moordiningsih, Moordiningsih | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: dewasa awal, kecerdasan emosional, kemampuan memaafkan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 21 Sep 2026 05:41
Last Modified: 21 Sep 2026 05:41
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27331

Actions (login required)

View Item
View Item