HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN TINGKAT STRES PADA DEWASA AWAL YANG BELUM MEMILIKI PASANGAN Dewi, Sukma Tari 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Dewi, Sukma Tari (2026) HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN TINGKAT STRES PADA DEWASA AWAL YANG BELUM MEMILIKI PASANGAN. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

File (37kB)
Text (BAB SATU)
BAB I.pdf

File (54kB)
Text (BAB LIMA)
BAB V.pdf

File (26kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (40kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (2MB) Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (294kB) Request a copy
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (1MB) Request a copy

Abstract

Meningkatnya tekanan sosial yang dialami oleh dewasa awal yang belum memiliki pasangan berpotensi
meningkatkan tingkat stres. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam membantu individu mengatasi
tekanan tersebut adalah penerimaan diri. Penerimaan diri merupakan kemampuan individu untuk menerima
dan memahami dirinya secara realistis, baik kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan tingkat stres pada dewasa awal yang
belum memiliki pasangan. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan negatif antara penerimaan diri
dengan tingkat stres pada dewasa awal yang belum memiliki pasangan. Subjek penelitian berjumlah 360
orang dengan karakteristik dewasa awal berusia 18–25 tahun yang belum memiliki pasangan. Pengambilan
subjek menggunakan teknik purposive sampling dengan data dikumpulkan menggunakan skala penerimaan
diri dan skala tingkat stres yang didistribusikan secara daring melalui Google Form. Data dianalisis
menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 30. Berdasarkan
hasil analisis, diperoleh koefisien korelasi (r) = -0,662 dengan p = 0,000 (p < 0,050). Hal ini menunjukkan
bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian diterima, yaitu terdapat hubungan negatif yang signifikan
antara penerimaan diri dengan tingkat stres pada dewasa awal yang belum memiliki pasangan. Koefisien
determinasi (R²) sebesar 0,439 menunjukkan bahwa penerimaan diri memberikan sumbangan efektif sebesar
43,9% terhadap tingkat stres, sedangkan 56,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam
penelitian ini

Dosen Pembimbing: Widyana, Rahma | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dewasa Awal, Penerimaan Diri, Status Lajang, Tingkat Stres.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 04 Sep 2026 07:16
Last Modified: 04 Sep 2026 07:16
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27481

Actions (login required)

View Item
View Item