HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN RESILIENSI PADA DEWASA AWAL Layali, Raehanul 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Layali, Raehanul (2026) HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN RESILIENSI PADA DEWASA AWAL. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
220810023_ABSTRAK.pdf

File (34kB)
Text (BAB SATU)
220810023_BAB I.pdf

File (54kB)
Text (BAB SATU)
220810023_BAB I.pdf

File (54kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
220810023_DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (60kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
220810023_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (2MB) Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
220810023_NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

File (196kB) Request a copy
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
220810023_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf

File (174kB)

Abstract

Masa dewasa awal merupakan periode transisi yang rentan terhadap tekanan emosional,
ketidakstabilan karier, serta berbagai permasalahan kesehatan mental, sehingga individu
memerlukan resiliensi untuk dapat bangkit dan bertahan menghadapi tekanan tersebut.
Resiliensi diduga berkaitan dengan self-esteem, yaitu penilaian individu terhadap
dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem
dengan resiliensi pada dewasa awal. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan
positif antara self-esteem dan resiliensi pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 123
dewasa awal berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Resiliensi berdasarkan
Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) yang terdiri dari 25 aitem, dan Skala
Self-Esteem berdasarkan Rosenberg Self-Esteem Scale yang terdiri dari 7 aitem valid,
keduanya disebarkan secara daring. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi
Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS versi 27.0. Hasil penelitian
menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,507 dengan taraf signifikansi p < 0,001 (p
< 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-esteem dan
resiliensi pada kategori sedang. Self-esteem memberikan kontribusi sebesar 25,7%
terhadap resiliensi, sedangkan 74,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa
semakin tinggi self-esteem yang dimiliki individu dewasa awal, semakin tinggi pula
resiliensinya, begitu pula sebaliknya.

Dosen Pembimbing: Budiyani, Kondang | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: dewasa awal, resiliensi, self-esteem
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 03 Nov 2026 08:17
Last Modified: 03 Nov 2026 08:17
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27629

Actions (login required)

View Item
View Item