PENGALAMAN REGULASI EMOSI MENANTU YANG TINGGAL DENGAN MERTUA Kazayanti, Syeila Rifki 2026 Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Kazayanti, Syeila Rifki (2026) PENGALAMAN REGULASI EMOSI MENANTU YANG TINGGAL DENGAN MERTUA. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Text (ABSTRAK)
220810061_ABSTRAK.pdf

File (33kB)
Text (BAB SATU)
220810061_BAB I.pdf

File (48kB)
Text (BAB LIMA)
220810061_BAB V.pdf

File (30kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
220810061_DAFTAR PUSTAKA.pdf

File (57kB)
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
220810061_FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

File (2MB) Request a copy
Text (NASKAH PUBLIKASI)
220810061_NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

File (251kB) Request a copy
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
220810061_Surat Pernyataan Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

File (528kB) Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman regulasi emosi menantu yang tinggal
dengan mertua, mencakup komponen, faktor, bentuk, dampak, dan manfaat regulasi emosi yang
dialami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif yang
bertujuan mendeskripsikan struktur esensial dari pengalaman regulasi emosi sebagaimana pengalaman
itu dihayati oleh menantu, tanpa membangun interpretasi teoritis baru mengenai makna tersembunyi di
baliknya. Partisipan penelitian berjumlah tiga orang, terdiri dari satu menantu laki-laki dan dua menantu
perempuan yang tinggal dengan mertua dan tiga significant other sebagai data pendukung.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan observasi non-partisipan.
Analisis data dilakukan dengan pendekatan Descriptive Phenomenological Analysis (DPA) yang
menelaah struktur pengalaman setiap partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman
regulasi emosi menantu berlangsung melalui empat komponen yang saling berkelanjutan, yaitu
identifikasi, seleksi, implementasi, dan monitoring emosi. Proses tersebut dipengaruhi oleh faktor
internal, faktor interpersonal, dan faktor sosial budaya. Bentuk regulasi emosi yang ditemukan meliputi
pemilihan situasi, modifikasi situasi, penyebaran perhatian, perubahan kognitif, modifikasi respons, dan
social sharing. Pola pengalaman regulasi emosi antarpartisipan bervariasi, dibentuk oleh karakter
individu dan status pekerjaan. Menantu yang bekerja menunjukkan pola yang relatif lebih reflektif dan
memiliki ruang pelepasan tekanan emosional di luar rumah, sedangkan menantu yang tidak bekerja
menghadapi keterpaparan yang lebih intens terhadap mertua sehingga lebih banyak bertumpu pada
penekanan emosi. Regulasi emosi tersebut berdampak pada terjaganya keharmonisan rumah tangga,
meskipun menimbulkan keluhan psikologis pada partisipan yang dominan menekan emosi. Manfaat
yang dirasakan meliputi ruang introspeksi diri hingga terjaganya keharmonisan keluarga besar.

Dosen Pembimbing: Peristianto, Sheilla Varadhila | [error in script]
Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: fenomenologi deskriptif, keharmonisan keluarga, menantu, mertua, pengalaman regulasi emosi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Psikologi UMBY
Date Deposited: 17 Oct 2026 02:31
Last Modified: 17 Oct 2026 02:31
URI: https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/27760

Actions (login required)

View Item
View Item