Natania, Osana (2026) RESILIENSI ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENGASUHAN: PERSPEKTIF STRENGTH BASED PARENTING. Skripsi thesis, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
221510035-ABSTRAK.pdf
File (187kB)
221510035-BAB I.pdf
File (211kB)
221510035-BAB V.pdf
File (189kB)
221510035-DAFTAR PUSTAKA.pdf
File (188kB)
221510035-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
File (2MB)
221510035-Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File (241kB)
221510035-Surat Pernyataan Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File (867kB)
Abstract
Pengasuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) menghadirkan berbagai
tantangan emosional, sosial, dan praktis yang menuntut orang tua untuk terus
beradaptasi. Kondisi tersebut membutuhkan kemampuan orang tua untuk bertahan
dan menyesuaikan diri dalam menghadapi berbagai tuntutan pengasuhan. Resiliensi
menjadi kemampuan penting bagi orang tua dalam menghadapi tantangan tersebut,
sedangkan strength based parenting menekankan pengenalan dan pemanfaatan
kekuatan anak dalam proses pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana resiliensi orang tua ABK terbentuk, dipertahankan, dan diwujudkan
dalam menghadapi tantangan pengasuhan serta bagaimana strength based
parenting mendukung dan memperkuat resiliensi orang tua.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga orang tua yang memiliki anak berkebutuhan
khusus dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Keabsahan data
dilakukan melalui triangulasi sumber. Analisis data dilakukan melalui tahapan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi orang tua terbentuk
melalui proses adaptasi yang dinamis sejak menerima kondisi anak hingga
menghadapi berbagai tuntutan pengasuhan. Resiliensi dipertahankan melalui
kemampuan mengelola emosi, mempertahankan optimisme, meyakini kemampuan
diri, memahami kebutuhan anak, mengambil makna positif dari pengalaman
pengasuhan, serta menentukan penanganan yang sesuai. Resiliensi diwujudkan
melalui kemampuan orang tua untuk terus beradaptasi, konsisten mendampingi
anak, dan mendukung perkembangan anak sesuai kondisi dan potensinya.
Pendekatan strength based parenting berperan dalam mendukung dan memperkuat
resiliensi orang tua melalui kemampuan mengenali kekuatan anak (strength
knowledge) dan membantu anak menggunakan kekuatan tersebut (strength use).
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa resiliensi orang tua ABK
terbentuk dan dipertahankan melalui proses adaptasi dan pengelolaan diri, serta
diperkuat oleh penerapan strength based parenting dalam pengasuhan.
| Dosen Pembimbing: | Aryani, Eka | [error in script] |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
| Additional Information/Lokasi Hardcopy: | Perpustakaan Kampus 1 |
| Uncontrolled Keywords: | Resiliensi, Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus, Strength Based Parenting. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | Perpustakaan UMBY |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 07:24 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 07:24 |
| URI: | https://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/id/eprint/28264 |
